“Tentunya, rotasi ini merupakan upaya untuk meningkatkan pembangunan di Kota Depok, dengan adanya penyegaran dengan ide-ide barunya dalam memajukan Kota Depok,” kata Nur dalam sambutannya.
Bentuk optimistis Nur yakni dengan diisinya beberapa jabatan penting yang sempat kosong beberapa lama. Salah satunya adalah jabatan Asisten Administrasi yang kini ditempati oleh Widyati Riyandani yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (BPMK) Kota Depok.
Posisi yang sebelumnya kosong, menurut Nur Mahmudi, memiliki berbagai fungsi yang diharapkan dapat memperkokoh dan memperkuat kerja Sekretaris Daerah (Setda), juga pengendalian dan pemanfaatan ketertiban aparat sipil negara lainnya. “Semoga dengan posisi yang baru ini, Setda dapat lebih kokoh lagi,” ucapnya.
Dalam kesempatan ini, Nur Mahmudi turut meminta para lurah dan camat baru untuk meningkatkan pengendalian ekonomi di tingkat makro di tiap wilayahnya. Intinya, bisa melihat potensi dari sumber daya yang berada di lingkungannya.
“Setelah dilantik mereka bisa langsung bekerja untuk membangun wilayahnya,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Depok, Sri Utomo, menambahkan jika rotasi ini lebih menitikberatkan pada PNS yang sudah lama menduduki jabatan sebelumnya. Kisaran lima sampai tujuh tahun, maka dilakukan rotasi untuk penyegaran agar dapat suasana baru dan meningkatkan kinerja.
“PNS lama yang dirotasi agar ada penyegaran saja,” ungkapnya.
Ditemui usai pelantikan, Widyati Riyandani mengatakan siap menjalankan tugas yang diberikan. Sembari mempelajari tugas barunya, dia berharap dapat memberikan dampak positif bagi Pemkot Depok.
“Mudah-mudahan semua tugas dapat berjalan lancar,” tutupnya, singkat. (mia/fyu)
Depok
News–Sebanyak 139 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dari esselon II, III, dan
IV di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dirotasi, Jumat (24/7).
Rotasi menjelang lengsernya kepemimpinan Walikota Depok Nur Mahmudi
Ismail ini diharapkan dapat mendokrak kinerja dan pembangunan Kota
Depok.
“Tentunya, rotasi ini merupakan upaya untuk meningkatkan pembangunan di Kota Depok, dengan adanya penyegaran dengan ide-ide barunya dalam memajukan Kota Depok,” kata Nur dalam sambutannya.
Bentuk optimistis Nur yakni dengan diisinya beberapa jabatan penting yang sempat kosong beberapa lama. Salah satunya adalah jabatan Asisten Administrasi yang kini ditempati oleh Widyati Riyandani yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (BPMK) Kota Depok.
Posisi yang sebelumnya kosong, menurut Nur Mahmudi, memiliki berbagai fungsi yang diharapkan dapat memperkokoh dan memperkuat kerja Sekretaris Daerah (Setda), juga pengendalian dan pemanfaatan ketertiban aparat sipil negara lainnya. “Semoga dengan posisi yang baru ini, Setda dapat lebih kokoh lagi,” ucapnya.
Dalam kesempatan ini, Nur Mahmudi turut meminta para lurah dan camat baru untuk meningkatkan pengendalian ekonomi di tingkat makro di tiap wilayahnya. Intinya, bisa melihat potensi dari sumber daya yang berada di lingkungannya.
“Setelah dilantik mereka bisa langsung bekerja untuk membangun wilayahnya,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Depok, Sri Utomo, menambahkan jika rotasi ini lebih menitikberatkan pada PNS yang sudah lama menduduki jabatan sebelumnya. Kisaran lima sampai tujuh tahun, maka dilakukan rotasi untuk penyegaran agar dapat suasana baru dan meningkatkan kinerja.
“PNS lama yang dirotasi agar ada penyegaran saja,” ungkapnya.
Ditemui usai pelantikan, Widyati Riyandani mengatakan siap menjalankan tugas yang diberikan. Sembari mempelajari tugas barunya, dia berharap dapat memberikan dampak positif bagi Pemkot Depok.
“Mudah-mudahan semua tugas dapat berjalan lancar,” tutupnya, singkat. (mia/fyu)
- See more at: http://depoknews.id/jelang-lengser-nur-mahmudi-rotasi-139-pns-depok/#sthash.jYm4XIj2.dpuf
“Tentunya, rotasi ini merupakan upaya untuk meningkatkan pembangunan di Kota Depok, dengan adanya penyegaran dengan ide-ide barunya dalam memajukan Kota Depok,” kata Nur dalam sambutannya.
Bentuk optimistis Nur yakni dengan diisinya beberapa jabatan penting yang sempat kosong beberapa lama. Salah satunya adalah jabatan Asisten Administrasi yang kini ditempati oleh Widyati Riyandani yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (BPMK) Kota Depok.
Posisi yang sebelumnya kosong, menurut Nur Mahmudi, memiliki berbagai fungsi yang diharapkan dapat memperkokoh dan memperkuat kerja Sekretaris Daerah (Setda), juga pengendalian dan pemanfaatan ketertiban aparat sipil negara lainnya. “Semoga dengan posisi yang baru ini, Setda dapat lebih kokoh lagi,” ucapnya.
Dalam kesempatan ini, Nur Mahmudi turut meminta para lurah dan camat baru untuk meningkatkan pengendalian ekonomi di tingkat makro di tiap wilayahnya. Intinya, bisa melihat potensi dari sumber daya yang berada di lingkungannya.
“Setelah dilantik mereka bisa langsung bekerja untuk membangun wilayahnya,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Depok, Sri Utomo, menambahkan jika rotasi ini lebih menitikberatkan pada PNS yang sudah lama menduduki jabatan sebelumnya. Kisaran lima sampai tujuh tahun, maka dilakukan rotasi untuk penyegaran agar dapat suasana baru dan meningkatkan kinerja.
“PNS lama yang dirotasi agar ada penyegaran saja,” ungkapnya.
Ditemui usai pelantikan, Widyati Riyandani mengatakan siap menjalankan tugas yang diberikan. Sembari mempelajari tugas barunya, dia berharap dapat memberikan dampak positif bagi Pemkot Depok.
“Mudah-mudahan semua tugas dapat berjalan lancar,” tutupnya, singkat. (mia/fyu)
- See more at: http://depoknews.id/jelang-lengser-nur-mahmudi-rotasi-139-pns-depok/#sthash.jYm4XIj2.dpuf
Tidak ada komentar:
Posting Komentar