Depok, (Antara Megapolitan) - Ketua Kebijakan Publik DPD PKS Kota Depok
Muttaqin membantah pernyataan Bakal Calon Wali Kota Depok Idris Abdul Shomad yang menyatakan bahwa dirinya didukung kader dan Imam Budi
Hartono didukung struktur partai tersebut.
"Kader dukung Idris Abdul Shomad dan struktur dukung Imam Budi
Hartono tidak benar. Struktur DPD PKS beragam pilihannya, ada yang ke
Imam ada pula yang ke Idris. Jadi berimbanglah keduanya," kata Muttaqin
di Depok, Jawa Barat, Minggu.
DPD PKS Kota Depok Jawa Barat menjaring melalui Pemira yaitu Idris
Abdul Shomad dan Imam Budi Hartono untuk bersaing memperebutkan
dukungan dari DPP PKS agar dicalonkan menjadi wali kota Depok periode
2016-2021.
Idris Abdul Shomad saat ini menjabat sebagai Wakil Wali Kota Depok
dan Imam Budi Hartono merupakan mantan anggota DPRD Depok dan DPRD Jawa
Barat serta juga mantan Ketua Tim Sukses pasangan Ahmad Heryawan-Deddy
Mizwar pada pemilihan gubernur Jawa Barat 2013.
Lebih lanjut Muttaqin menyatakan kalau Imam Budi Hartono lebih
peluang dipilih struktur itu mungkin saja, mengingat Imam lebih dekat
dengan struktur dan ia merupakan pengurus DPW PKS Jabar dan juga mantan
ketua DPD PKS Kota Depok.
Sedangkan Idris mungkin lebih dekat dengan orang-orang Dewan Syariah Pusat yang umumnya satu almamater dengan beliau.
Muttaqin juga membenarkan kalau Imam lebih berpeluang dipilih
struktur, mengingat tim penjaringan PKS dipercayakan oleh DPW PKS Jabar
semuanya kepada kader PKS dari Beji, dimana Imam adalah warga Beji.
"Mereka tentu lebih mengenal Imam dari pada Idris. Tapi saya
percaya mereka akan objektif, karena PKS ingin menang," ujarnya.
Namun Muttaqin menyatakan dengan tegas bahwa dirinya tidak
berpihak kemana-mana, karena saya dekat dengan keduanya. "Siapapun yang
diputuskan DPP PKS nanti pasti saya dukung," katanya.
Sementara itu Idris Abdus Shomad membantah adanya pernyataan bahwa
kader PKS dukung dirinya dan struktur PKS dukung Imam Budi Hartono.
Muttaqin menyatakan setelah saya konfirmasi langsung ke Idris
Abdul Shomad bukan seperti itu yang dia sampaikan kepada wartawan, itu
terjemahan atau kesimpulan wartawan saja.
"Bahwa saya banyak dipilih kader PKS ukurannya hasil pemira yang
dilakukan PKS sendiri, di mana saya mendapat suara terbanyak. Tapi tidak
berarti saya mengklaim semua kader PKS memilih saya," ujar Muttaqin
menirukan keterangan Idris Abdul Shomad.
Sementara itu Sekretaris DPD PKS Kota Depok Hafiz menyatakan hasil
Pemira menjadi kewenangan dari DPW PKS Jawa Barat dan kami di DPD hanya
sebagai pelaksana saja.
Ia mengatakan memang keduanya Imam Budi Hartono dan Idris Abdul
Shomad diberi keleluasaan melakukan sosialisasi dan konsolidasi kepada
kosntituennya masing-masing untuk mendapat dukungan.
"Saat ini kami hanya menunggu keputusan dari DPP PKS siapa yang menjadi calon wali kota Depok," katanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar